Anak Laki-laki yang Tak Sunat Rentan Infeksi Kandung Kemih

082541_sunatsJakarta, Meski menyakitkan, namun secara medis prosedur khitan atau biasa dikenal dengan sunat telah diakui manfaatnya bagi kesehatan reproduksi pria. Bahkan baru-baru ini sebuah studi menemukan bocah laki-laki yang tidak dikhitan sepuluh kali lebih rentan terserang infeksi ginjal, kandung kemih dan uretra daripada bocah yang dikhitan.

“Khitan memberikan perlindungan seumur hidup, bahkan membuat perbedaan tiga-empat kali lebih besar daripada prediksi kami. Tentu saja hal ini cukup mengejutkan bagi dunia medis,” ungkap ketua tim peneliti Brian Morris, profesor ilmu kedokteran molekular dari Sydney Medical School, University of Sydney.

Morris dan rekan-rekannya memperoleh kesimpulan ini setelah menganalisis 22 studi yang dipublikasikan antara tahun 1987-2012 dengan melibatkan 407.902 pria dari seluruh penjuru dunia yang seperempatnya tidak dikhitan.

Dari situ peneliti menghitung tingkat kecenderungan terjadinya infeksi saluran kemih (urinary tract infections/UTI) pada partisipan yang baru lahir hingga berusia setahun adalah 9,9 kali lebih tinggi pada anak yang tidak disunat. Sedangkan untuk partisipan berusia 1-16 tahun, risikonya 6,6 kali lebih tinggi pada anak yang tidak disunat, lalu untuk usia di atas 16 tahun risikonya 3,4 kali lebih tinggi pada pria yang tidak disunat.

“Berdasarkan temuan ini, kami juga bisa memperkirakan bahwa para dokter dapat mencegah satu kasus UTI dari setiap empat prosedur khitan yang dilakukan,” kata Morris seperti dikutip dari MSNBC, Senin (10/12/2012).

Studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of Urology.

Sebelumnya pada bulan Agustus 2012, American Academy of Pediatrics untuk pertama kalinya menyatakan bahwa manfaat kesehatan dari prosedur khitan itu lebih banyak daripada risikonya, namun keputusan untuk menyunat anak dikembalikan ke orangtua masing-masing.

Selain itu, CDC baru-baru ini juga mengevaluasi potensi dampak kesehatan positif dari prosedur khitan tapi lagi-lagi juru bicaranya menekankan bahwa berbagai rekomendasi yang diberikan akan bersifat sukarela.

source: DetikHealth

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s