PEDULI RUU KEPERAWATAN

           PPNI menolak membahas DIM RUU KEPERAWATAN bersama Kemenkes yang tidak anspiratif terhadap PRINSIP DASAR KEYAKINAN PROFESI. Kenapa ditolak? Ini moment yang harus kita manfaatkan siapkan amunisi yang banyak untuk mematahkan argumen pihak Kemenkes yang tidak anspiratif terhadap kepentingan Perawat dan RUUK, supaya ada harmonisasi dengan kemenkes.

            Kemenkes tidak menghargai perawat yang sudah cukup lama. Jelas-jelas mereka tidak memiliki etikat baik untuk membiarkan profesi ini bergerak tegak seenak udel main tempel. Teman-teman semua, mari kita siapkan apa yang perlu dilakukan agar menteri kesehatan menyadari bahwa perawat itu penting dinegara kita yang kita cintai ini. DPR sudah oke, Pemerintah tidak mendukung. Ayo kita tunjukkan kepemerintah bahwa kita punya nilai. Perawat mempunyai nilai yang sangat mahal.

            Kemenkes terkesan lebih menganggap bidan punya kontribusi besar dalam pelayanan kesehtan dibandingkan perawat ayo rekan sejawat jangan membiarkan perjuangan kita dinikmati oleh bidan, yang selama ini telah diberikan ruang gerak yang luas. Tunjukan bahwa perawat memiliki peran yang sangat besar dalam pelayanan kesehatan dibandingkan bidan. Jangan hanya wacana mogok nasional, dokter yang sudah sejahtera saja mogok untuk meminta lebih, dimana nyali perawat.

            Sejawat sekalian, menurut saya Mogok Nasional Haruslah Upaya yang terakhir. Itupun harus dengan persiapan  yang baik dan matang, butuh strategi yang tidak merugikan masyarakat agar tidak menjadi  bumerang bagi  profesi sendiri, komando yang terorganisir, jelas, dan tegas dari Pusat/Provinsi/Kab/Kota/Komisariat, dan yang paling penting adalah antisipas resiko dan masalah  hukum bila ada perawat yang akan terkena sangsi di unit kerja masing-masing baik yang bekerja di pemerintahan maupun di swasta, untuk hal ini agar kita pikirkan dan tidak disepelekan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s