PPS REVOLUTION 2013 Hari Keempat

Hari keempat ini adalah hari puncak di PPS REVOLUTION 2013, tidak ada kesedihan hanya ada tawa dan air mata kebahagiaan. Disma sama sekali  tidak Nampak sepanjang mata memandang, tak ada acara lari-lari maupun push up sama sekali. Setelah registrasi di gerbang semua maba berjalan santai menuju tengah lapangan.

Sie acara telah menanti mereka dengan senyuman yang indah sambil bercengkrama kepada para maba. Setelah PK dan medis datang, pengecekan kesehatan Maba segera dilakukan. Sarapan pagi serasa lebih nikmat tanpa adanya gangguan sedikitpun dan tidak tergesa-gesa seperti hari-hari kemarin.

Segera para Maba berbaris menuju aula, tentu dengan perut yang kenyang maka daya pikir akan semakin cepat. Apalagi semangat dan pikiran Maba juga masih sangat segar, pasti mereka akan tangguh dalam menghadapi Game Rangking 1 yang akan diadakan sebentar lagi.

Saat masuk di aula para maba disambut oleh para devisi game dan para perlengkapan yang turut membantu mensukseskan game ini. Kak Alfia dan Kak Diana dari devisi game bertugas menjadi MC dan bertugas memberi soal kepada para maba, sedangkan Opphie dari devisi game menjadi penulis dipapan tulis untuk memberi tahu jawaban yang benar kepada para maba. Lalu dua belas panitia yang berasal dari gabungan perlengkapan dan game bertindak sebagai pengawas Game ini.

Saat soal pertama dikumandangkan, banyak siswa yang gugur berjatuhan. Semua tersenyum karena menyesal ataupun keberhasilan mereka. Tak ada yang mau mengalah dan tak ada yang mau menyerah. Semua tumbang berjatuhan, sedikit demi sedikit, sampai akhirnya tersisa hanya dua kontestan. Karena terlalu tangguhya kedua kontestan, maka oleh devisi game ditariknya mereka duduk dikursi panas. Mereka diminta menjawab lima soal secara cepat, dan akhirnya seorang maba tercerdas diantara para maba yang cerdas-cerdas akhirnya ditemukan

Sie acara datang dan sie game pun menyerahkan acara kembali ke mereka. “Apakah seru game nya?” ucap kak Dimas. Lalu semua maba berteriak “Seruu!!!.”

Setelah game yang menyenangkan, PUKET 1 datang untuk menjelaskan Pemaparan akademik dan dilanjutkan Presentasi dari UKM. Tak lupa para maba bergantian menuju stand pendaftaran dilantai 2 untuk bergabung ke dalam organisasi BEM ataupun UKM-UKM yang ada.

Di Stand-stand UKM semua bersemangat untuk menawarkan form pendaftaran mereka, dan akhirnya UKM KSR adalah yang paling diminati dari yang paling diminati.

Semuanya kembali ke Aula, mereka berbondong-bondong bersama menuju tempat sholat untuk melakukan sholat dhuhur berjamaah bersama. Persiapan Outbond segera dilakukan. Para Maba berjalan pelan sambil berbaris membawa benderanya masing-masing menuju lapangan yonzipur lima.

Outbond disana sangat seru dan menantang, terdapat beberapa tentara Yonzipur lima yang bertindak sebagai instruktur outbond. Setelah para maba mengerti tentang penjelasan dan contoh dari sang instruktur. Maka bergantianlah para maba melatih fisik dan mental mereka dengan mengitari halangan rintangan di sana. Semua maba tidak ada yang mengalah, dengan semangat dan jiwa ingin menang mereka melewati semua rintangan yang ada. Walau kadang ada yang takut dan sedikit terluka, tetapi semangat mereka tak kunjung padam.

Outbond yang seru tak terasa berakhir, para maba dibimbing oleh PK maupun para panitia kembali menuju kampus. Setelah istirahat, mandi dan makan sejenak pentas seni akan segera dimulai. Para maba tidak melewatkan kesempatan ini dengan sia-sia, setiap kelompok mencari tempat yang cocok untuk berlatih, pastinya para PK sangat senang dengan antusias mereka.

Setengah tuju malam maba berkumpul di depan panggung, secara bergantian mereka menunjukkan aksi hebatnya masing-masing. Tak ada yang mau mengalah, semua bagus dan hebat. Musik, dance, komedi berbalut dengan cahaya lampu dan lilin-lilin kecil serta kembang api yang meriah, membuat suasana pentas kali ini begitu mempesona. Tak kalahnya dengan para maba, panitiapun juga ikut tampil dalam acara itu. Tak terasa tiga jam setengah telah berlalu, serangan tubi-tubi kembang api dilangit malam semakin menjadi. Tak lupa dengan suara lagu yang indah, tiba-tiba turunlah sebuah baner dari lantai tiga bertuliskan “SELAMAT ANDA TELAH BERGABUNG MENJADI KELUARGA KAMI”. Semua sangat gembira.

Di balut kemeriahan ini, acara tak terasa telah berakhir. Seluruh maba diminta berbaris menuju aula. Disana terdapat materi renungan malam. Semua kesenangan buyar dan lenyap digantikan dengan tangisan air mata kesedihan, apa kah yang terjadi? Lampu dimatikan, suara tangisan semakin menjadi. Tetapi dengan menyalanya lampu aula ditengah malam ini, mereka telah berubah. Mereka menjadi terlihat lebih baik lagi, semangat mereka semakin membara.

           Akhirnya maba menuju ruang lantai 2 untuk istirahat malam. Semua Maba terlelap, tapi masih terbalut senyuman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s